Kelinci dan Landak
- Cerpenku

- Jul 8, 2021
- 1 min read

Jauh di dalam hutan pulau Kelapa, ada sebuah sungai panjang yang mengalir, airnya jernih dan segar, di sekelilingnya, tumbuh rerumputan yang hijau, banyak hewan yang beristirahat di sungai itu. Pada siang hari, segerombolan kelinci makan rumput di rerumputan tersebut, salah satu diantaranya adalah anak kelinci putih yang cantik, tiba-tiba, di balik semak belukar, muncullah setampak wajah rubah, rubah itu akan menyantap habis para kelinci, para kelinci langsung lari ketakutan, sayangnya, kelinci putih itu terdesak dan ia masuk ke jalan buntu, sehingga tidak bisa lari kemanapun lagi.
“Kelinci putih, kamu selamat??? Hebat sekali, bagaimana caranya? Apakah kau dibantu? Atau bisa sendiri?” tanya para kelinci dengan heran setelah melihat kelinci putih bisa lolos, “Ya, tentu aku lolos sendiri! Aku lari secepat mungkin sampai rubah tidak berhasil menangkapku, keren kan?” kata kelinci putih, “Hebat, sekarang anakku sudah mandiri dan bisa sendiri, sebentar lagi kamu sudah menjadi kelinci yang dewasa.” puji ibu dan ayah kelinci putih. Kelinci putih menyombongkan hal tersebut.
“Landak, apakah kamu sudah dengar bahwa tadi siang kelinci putih bisa lolos dari serangan rubah??!” kata sekawanan kelinci kepada landak “Ia melakukannya sendiri loh!” tambahnya. “Sejak kapan hei kalian kelinci bodoh!?” jawab landak, tetapi landak lainnya menjawab dengan sabar ”Kejadian sebenarnya adalah kami berdelapan menakut-nakuti sang rubah, akhirnya rubah lari tergesa-gesa dan meninggalkan kelinci putih.”, semua kelinci terkejut dan kelinci putihpun malu.
- Bandung, 2021 (L. Nataniela)
Pesan Moral:
Jangan berbohong dan harus mengatakan yang benar.
Bekerja sama untuk membantu oranglain.
Membantu dengan ikhlas, tidak mengharapkan imbalan.



Comments